storyteller

Butuh Berapa Dekade Lagi?

Inilah wajah lapangan parkir di Pintu Utama Kebun Binatang Ragunan, Jakarta Selatan, Senin 2 Januari 2012 pukul 05.57 WIB. Kotor dan semrawut. Sampah berserakan di mana-mana, padahal tiap dua meter sudah tersedia tempat sampah. Ketika foto ini saya pampang di Twitter, seseorang nyeletuk, “Ya, kan ambil fotonya masih subuh begitu. Ya jelas masih kotor. Kan belum sempat disapu!”

Oh, yeah? Jadi, biarkan orang-orang membuang sampah sembarangan, karena selalu akan ada tukang sapu yang akan membersihkan semuanya? Cara berpikir macam apa pula itu? Pantaslah bangsa kita tak pernah bisa belajar. Apakah untuk membuat masyarakat bisa disiplin soal “buanglah sampah pada tempatnya” perlu waktu 50 tahun?

Kelamaan, Bung!

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Basic HTML is allowed. Your email address will not be published.

Subscribe to this comment feed via RSS

%d bloggers like this: