Kick Ass

Kick-Ass

Mari mulai dengan satu pertanyaan:

berapa banyak Anda menyaksikan kejahatan di depan mata, tanpa bisa berbuat apa-apa? Berapa banyak di antara Anda hanya bisa meringis, geram, dan mungkin gemetar ketakutan saat melihat sang korban ditikam, ditusuk, ditembak di depan mata Anda?

Kejahatan bisa muncul di mana-mana, dengan beragam modus dan versi, beragam senjata dan motif. Kejahatan hidup di dunia fakta dan lebih hidup lagi di dunia rekayasa (fiktif). Bedanya, kejahatan dunia fiktif selalu menyediakan pahlawan. Di sisi ini, setiap kejahatan akan menerima balasan yang setimpal. Di sisi ini, setiap pahlawan—pada akhirnya—akan memenangkan pertarungan. Di sisi ini, setiap korban—pada akhirnya—akan mengulas senyuman.

Di dunia nyata, kejahatan jauh lebih kejam. Tapi sayang, tak banyak yang mau jadi pahlawan. Tak ada yang menggebuk para penjahat sampai bonyok. Tak ada yang menyediakan punggung untuk menangkis peluru atau lemparan pisau untuk melindungi korban. Di dunia nyata, bahkan, di depan hakim sekalipun, penjahat masih bisa meraih kemenangan.

Keadaan inilah yang menggelisahkan Dave Lizewski (Aaron Johnson), seorang remaja pecandu komik dan Internet. Dave, bertekad menjadi pahlawan, minimal di lingkungannya. Fantasinya itu menggiringnya membeli kostum superhero dari Internet dan menyebut dirinya “Kick-Ass”, nama yang sungguh kontraproduktif untuk seorang calon-pahlawan.

Lewat sebuah momen adujotos dengan sejumlah preman di depan sebuah cafe donat, Kick-Ass langsung jadi berita di seluruh kota setelah video aksi heroismenya itu muncul di situs video YouTube. Kick-Ass jadi buah bibir, tapi sayangnya banyak yang belum tahu betapa konyolnya dia sebenarnya.

Tapi, keberuntungan Dave tak berlangsung lama. Seperti Pahlawan Kesiangan lainnya, Dave tak berdaya saat menghadapi penjahat yang sebenarnya, D’Amico. Tapi untungnyam film berdurasi 117 menit ini berlaku cukup adil pada Dave. Kick-Ass alias Dave ditolong oleh pahlawan sesungguhnya, Big Daddy (Nicolas Cage) dan Hit-Girl (Chloë Moretz), pasangan ayah-anak yang memang pahlawan sungguhan. Meski Big Daddy dan Hit-Girl punya motif sangat personal melawan D’Amico, tapi di film ini, seluruh kesengsaraan memang berasal dari penjahat yang sangat berkuasa itu.

Tapi, meski di film ini ada Nicolas Cage, pahlawan sesungguhnya ternyata justru Hit Girl, gadis kecil berusia 11 tahun yang mendapat didikan bertarung kelas satu dari ayahnya yang mantan polisi itu. Di puncak cerita, Big Daddy tewas, dan seluruh misi yang belum selesai, sekarang berada di pundah Hit Girl. Kick-Ass memang membantu, tapi bagian-bagian sulit, tetap menjadi bagian sang gadis kecil.

Bila Anda tipe yang bermimpi di dunia ini lahir pahlawan-pahlawan super, film ini cukup menghibur. Namun, meski film ini dibintangi aktris cilik berumur 12 tahun, adegan-adegan keras dalam film produksi Marv Films ini tak cocok ditonton anak-anak di bawah 10 tahun.

Judul Kick-Ass Sutradara Matthew Vaughn Penulis skenario Matthew Vaughn, Jane Goldman Pemain Aaron Johnson, Christopher Mintz-Plasse, Chloë Grace Moretz, Mark Strong, Nicolas Cage Studio Marv Films, Plan B Entertainment Rilis 26 Maret 2010 (UK), 16 April 2010 (US) Durasi 117 menit.